JAKARTA - Mobilitas masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Purworejo, Jawa Tengah, terus bergerak dinamis, terutama menjelang akhir pekan.
Salah satu moda transportasi yang konsisten menjadi pilihan adalah Kereta Api Prambanan Ekspres (KA Prameks). Dengan tarif yang terjangkau serta waktu tempuh yang relatif singkat, kereta lokal ini memudahkan aktivitas warga untuk bekerja, sekolah, hingga perjalanan antarkabupaten.
Memasuki Februari 2026, operasional KA Prameks berjalan normal setiap hari. Layanan tersedia sejak pagi hingga malam, memberi fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan jadwal perjalanan.
Pada Jumat, 20 Februari 2026, perjalanan kereta tetap melayani dua lintasan utama, yakni rute Tugu Yogyakarta–Kutoarjo dan Kutoarjo–Tugu Yogyakarta.
Sejumlah stasiun strategis di wilayah Kabupaten Kulonprogo dan Purworejo menjadi titik pemberhentian penting, sehingga mempermudah akses masyarakat di sepanjang jalur tersebut. Mengacu pada data resmi di aplikasi KAI Access, berikut rincian jadwal lengkap yang dapat dijadikan acuan.
Jadwal KA Prameks Tugu Yogyakarta–Kutoarjo
Dari arah Yogyakarta menuju Kutoarjo, kereta berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada pukul 06.40, 11.50, 15.15, 16.20, dan 18.05 WIB.
Setibanya di Stasiun Wates, jadwal kedatangan tercatat pada 07.07, 12.15, 15.42, 16.45, dan 18.29 WIB.
Kereta kemudian berhenti di Stasiun Wojo pada pukul 07.20, 12.28, 15.55, 16.58, dan 18.42 WIB.
Perjalanan berlanjut ke Stasiun Jenar dengan waktu kedatangan 07.29, 12.37, 16.04, 17.07, dan 18.51 WIB.
KA Prameks selanjutnya tiba di Stasiun Kutoarjo pada pukul 07.42, 12.49, 16.16, 17.20, dan 19.03 WIB.
Rangkaian jadwal tersebut memberi opsi perjalanan pagi, siang, hingga sore hari, sehingga cocok bagi pekerja komuter maupun pelajar yang membutuhkan kepastian waktu.
Jadwal KA Prameks Kutoarjo–Tugu Yogyakarta
Untuk perjalanan dari arah sebaliknya, KA Prameks berangkat dari Stasiun Kutoarjo pada pukul 05.10, 09.05, 13.19, 16.50, dan 18.45 WIB.
Kereta dijadwalkan singgah di Stasiun Jenar pada 05.23, 09.19, 13.32, 17.03, dan 18.58 WIB.
Di Stasiun Wojo, KA Prameks tercatat tiba pada 05.32, 09.28, 13.41, 17.13, dan 19.07 WIB.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Wates dengan waktu kedatangan 05.45, 09.41, 13.54, 17.28, dan 19.20 WIB.
KA Prameks tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta pada pukul 06.10, 10.05, 14.19, 17.51, dan 19.45 WIB.
Dengan jadwal keberangkatan sejak pukul 05.10 WIB, layanan ini mendukung kebutuhan mobilitas warga yang harus tiba di Yogyakarta pada pagi hari.
Pemberhentian Strategis di Kulonprogo dan Purworejo
Lintasan KA Prameks mencakup sejumlah stasiun penting yang berperan sebagai simpul mobilitas lokal. Stasiun Wates dan Wojo di wilayah Kulonprogo menjadi akses vital bagi masyarakat yang bekerja atau bersekolah di Yogyakarta.
Sementara itu, Stasiun Jenar dan Kutoarjo di Kabupaten Purworejo menjadi titik awal maupun akhir perjalanan yang strategis. Kehadiran layanan ini memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Jadwal yang konsisten dari pagi hingga malam memberi keleluasaan dalam mengatur agenda perjalanan. Bagi masyarakat yang rutin bepergian setiap hari, kepastian waktu menjadi faktor utama dalam memilih moda transportasi.
Imbauan PT KAI bagi Penumpang Prameks
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh penumpang KA Prameks agar datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini penting untuk mengantisipasi antrean serta memastikan proses boarding berjalan lancar.
Penumpang juga disarankan rutin memantau informasi perjalanan melalui aplikasi KAI Access. Pembaruan jadwal perlu diperhatikan guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian operasional.
Terutama pada periode akhir pekan serta awal tahun, mobilitas penumpang cenderung meningkat. Oleh karena itu, pemantauan informasi resmi menjadi langkah bijak untuk menghindari keterlambatan atau perubahan jadwal mendadak.
Dengan operasional yang berjalan normal pada Jumat, 20 Februari 2026, KA Prameks kembali menunjukkan perannya sebagai moda transportasi andalan masyarakat Jogja–Kutoarjo.
Tarif terjangkau, jadwal fleksibel, serta jangkauan lintasan strategis menjadikan layanan ini tetap relevan dalam mendukung mobilitas harian warga di dua wilayah tersebut.