JAKARTA - Solo tidak hanya dikenal sebagai kota budaya, tetapi juga sebagai surga kuliner berbahan dasar kambing.
Salah satu hidangan yang paling dicari adalah tengkleng, sajian berkuah dari tulang kambing dengan bumbu rempah khas Jawa yang kaya rasa. Menariknya, kelezatan tengkleng Solo tidak selalu berada di tempat yang ramai atau viral.
Justru, banyak warung tengkleng enak yang jarang orang tahu tersembunyi di balik pasar tradisional, gang pemukiman, hingga shelter sederhana.
Mencari rekomendasi warung tengkleng di Solo yang enak jarang orang tahu menjadi semacam perjalanan rasa tersendiri, terutama bagi pencinta kuliner autentik.
Pada tahun 2026 ini, pengalaman menikmati tengkleng terasa semakin berkesan ketika pengunjung memilih warung yang belum terlalu “turistik”. Di tempat-tempat seperti inilah, resep lama tetap dipertahankan, kualitas daging dijaga, dan racikan rempah diwariskan dari generasi ke generasi.
Solo menyimpan sejuta rasa dalam setiap mangkuk tengklengnya. Ada kuah bening yang segar, tengkleng rica dengan sensasi pedas manis, hingga olahan gongso yang lebih modern.
Menemukan warung tengkleng tersembunyi memungkinkan penikmat kuliner merasakan cita rasa kambing paling otentik, lengkap dengan suasana lokal yang sederhana namun hangat.
Berikut adalah 10 rekomendasi warung tengkleng di Solo yang patut Anda coba untuk mendapatkan pengalaman kuliner kambing terbaik, tanpa mengubah isi maupun kutipan aslinya.
Daftar Rekomendasi Warung Tengkleng di Solo yang Enak dan Jarang Diketahui
1. Tengkleng Solo Bu Jito Dlidir
Warung ini menawarkan kuah tengkleng yang kaya rempah dengan tekstur daging yang sangat lembut, sehingga tidak perlu tenaga ekstra untuk menikmatinya langsung dari tulang. Rasa gurihnya sudah melegenda di kalangan pelanggan setia.
Menariknya, jika beruntung mengobrol dengan pemiliknya yang ramah di sela kesibukan dapur, pengunjung bahkan bisa menanyakan tips masakan lain seperti resep kue kering coklat.
Alamat: Jl. Kolonel Sugiyono No.67, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.
Jam Buka: 08.00 – 23.30 WIB.
2. Sate Kambing & Thengkleng Rica-Rica Pak Manto
Meski nama Pak Manto sudah sangat terkenal, tidak semua orang luar kota mengetahui bahwa tengkleng rica di sini merupakan menu andalan.
Berbeda dari tengkleng kuah biasa, versi rica ini menggunakan bumbu kental pedas manis yang meresap sempurna hingga ke sumsum tulang kambing. Sensasi pedasnya kuat namun tetap seimbang.
Alamat: Jl. Honggowongso No.36, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta.
Jam Buka: 07.30 – 20.00 WIB.
3. Tengkleng Klewer Ibu Edi
Berlokasi dekat gapura Pasar Klewer, warung ini menjadi permata tersembunyi bagi penikmat kuliner yang tidak keberatan makan sederhana di pinggir pasar. Tengkleng racikan Ibu Edi terkenal dengan kaldu gurih yang kuat.
Sambil menunggu antrean, membayangkan aroma manis dari resep kue kering coklat seolah menjadi pengalih perhatian dari harumnya kuah kambing yang mengepul.
Alamat: Pasar Klewer, Jl. DR. Radjiman, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta.
Jam Buka: 12.00 – 15.30 WIB.
4. Tengkleng Kambing Bu Pon
Terletak di Shelter Lojiwetan, warung Bu Pon menyajikan tengkleng dengan kuah kuning tanpa santan. Meski begitu, kekayaan rasanya tetap terasa pas dan tidak hambar.
Setelah puas menyeruput kuah dan menikmati tulang sumsum, banyak pengunjung mencari kudapan manis di sekitar pasar untuk menetralisir rasa lemak.
Alamat: Shelter Lojiwetan, Jl. Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta.
Jam Buka: 09.00 – 15.30 WIB.
5. Warung Makan Tengkleng Barokah
Warung Barokah dikenal warga lokal karena porsinya yang mantap dengan harga yang bersahabat, cocok untuk mahasiswa maupun keluarga.
Suasana warung yang homey membuat pengunjung betah, seolah sedang bersantai di rumah sambil menunggu hidangan rumahan lainnya matang.
Alamat: Jl. Honggowongso No.140, Tipes, Kec. Serengan, Kota Surakarta.
Jam Buka: 10.30 – 16.00 WIB.
6. Tengkleng dan Rawon Mas Babo
Keunikan warung Mas Babo terletak pada kombinasi menu tengkleng dan rawon. Perpaduan dua hidangan berkuah ini menjadikannya favorit bagi pencari variasi rasa. Bagi yang gemar bereksperimen, menikmati tengkleng di sini terasa berbeda dari warung lain di Solo.
Alamat: Jl. Manyar No.5, Kerten, Kec. Laweyan, Kota Surakarta.
Jam Buka: 09.00 – 19.00 WIB.
7. Tengkleng Yu Tentrem
Warung ini merupakan salah satu hidden gem di kawasan Kadipiro karena berada di dalam pemukiman warga. Yu Tentrem mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan tungku arang, sehingga aroma smoky pada daging kambingnya sangat menonjol dan menggugah selera.
Alamat: Kampung Ngadisono, Jl. Letjen Sutoyo, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.
Jam Buka: 10.00 – 14.00 WIB (Hanya hari Jumat).
8. Tengkleng Gongso & Sop Tengkleng DEDET
Warung DEDET dikenal sebagai spesialis tengkleng gongso dengan cita rasa yang lebih modern. Meski demikian, bumbu rempah dasarnya tetap kuat. Sop tengklengnya bening dan segar, cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati masakan kambing tanpa rasa terlalu berminyak.
Alamat: Jl. Yos Sudarso, Joyotakan, Kec. Grogol, Kota Surakarta.
Jam Buka: 11.00 – 22.00 WIB.
9. Sate Kambing Bu Hj. Bejo
Selain sate buntel yang legendaris, tengkleng di warung Bu Hj. Bejo memiliki kaldu yang sangat kaya rasa. Setiap potong daging kambingnya terasa empuk dan berkesan, menunjukkan kualitas olahan yang konsisten dari waktu ke waktu.
Alamat: Jl. Sungai Sebakung No.10, Kedung Lumbu, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta.
Jam Buka: 08.00 – 21.00 WIB.
10. Sate Kambing-Buntel Pak H. Kasdi
Terletak tepat di depan Stasiun Balapan, warung Pak Kasdi sering terlewat oleh penumpang yang terburu-buru. Padahal, tengkleng di sini memiliki kuah yang meresap hingga ke tulang, dengan daging yang sangat lembut dan mudah dinikmati.
Alamat: Jl. Walter Monginsidi No.107, Kestalan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.
Jam Buka: 07.00 – 21.00 WIB.
Menutup Perjalanan Rasa Tengkleng Solo
Melalui rekomendasi warung tengkleng di Solo yang enak dan jarang orang tahu ini, pembaca dapat menemukan alternatif destinasi kuliner yang lebih autentik.
Warung-warung tersebut membuktikan bahwa kelezatan tengkleng Solo tidak selalu berada di tempat populer, melainkan justru tersembunyi di sudut kota dengan kesederhanaan yang menjadi kekuatannya.